Literaction Vol. 2: Literasi Bukan Hanya Membaca

Oleh: Bidang RPK IMM Paripatetik

    Semarang, 18 September 2025 – Pimpinan Komisariat IMM Paripatetik UIN Walisongo kembali menggelar Literaction Vol. 2 dengan tema “Membangun Budaya Literasi: Membaca Sebagai Senjata Pengetahuan”. Acara ini berlangsung di samping Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo dan dihadiri oleh kader serta mahasiswa yang antusias mengikuti diskusi seputar literasi.

    Dalam pemaparannya, pemateri menekankan bahwa literasi bukan sekadar membaca buku atau tulisan, tetapi juga meliputi kemampuan mendengarkan dan menonton secara kritis. Menurutnya, di era digital saat ini, informasi hadir dalam berbagai bentuk, sehingga mahasiswa perlu mengasah keterampilan menyerap pengetahuan dari beragam media dengan bijak.

    Beberapa poin penting yang dibahas meliputi urgensi literasi di era digital, cara menemukan minat baca, strategi membaca efektif, hingga bagaimana membangun kebiasaan literasi dalam kehidupan sehari-hari. Pemateri juga mengajak peserta untuk melihat literasi sebagai kebutuhan intelektual, bukan hanya kewajiban akademik.

    Suasana acara berjalan hangat. Peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi. Banyak di antara mereka yang merasa mendapat perspektif baru bahwa literasi bisa dilakukan dengan cara yang lebih luas dan menyenangkan. Melalui Literaction Vol. 2 ini, IMM Paripatetik berharap budaya literasi semakin tumbuh di kalangan mahasiswa. Membaca, mendengarkan, maupun menonton dengan kritis diharapkan mampu membekali mahasiswa agar siap menghadapi tantangan zaman dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Editor: Soffina Putri Hernindiasari, Ammar Halimi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SARASEHAN Vol. 2 Halal Bi Halal IMM Paripatetik, Waktu yang Pas untuk Saling Memaafkan dan Menguatkan Persaudaraan

Forum Literasi: RPK IMM Paripatetik menggandeng HMI Saintek Sebagai Bentuk Kolaborasi Antar Gerakan Intelektual Mahasiswa

Membuka Potensi Kreatif Lewat Pelatihan Merangkai Manik – manik