ArabConnect: RPK IMM Paripatetik X Al-Faruqi UIN Walisongo Bekali Kader Hadapi IMKA
Oleh: Bidang RPK IMM Paripatetik
Semarang, 28
Agustus 2025, Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK) Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM) Paripatetik dan Al-Faruqi UIN Walisongo telah
menyelenggarakan kegiatan ArabConnect. Program ini dirancang untuk memberikan
pemahaman mendasar mengenai Bahasa Arab, menjelaskan pentingnya IMKA (Ikhtibar
Maharah al-Kitabah al-‘Arabiyyah) sebagai syarat kelulusan di UIN Walisongo,
serta membantu kader mempersiapkan diri secara strategis. Dengan mengusung tema
“Bahasa Arab Nggak Serem, IMKA Kita Lawan Bareng”, kegiatan ini dihadiri oleh
kader-kader IMM dari berbagai komisariat, mulai dari angkatan 2023, 2024,
hingga 2025.
Acara yang
dimulai pukul 15.30 WIB ini bertempat di depan pintu masuk Auditorium 2 Kampus
3 UIN Walisongo. Kegiatan ini menghadirkan narasumber luar biasa, yaitu
Muhammad Bari’us Salam, S.Pd., seorang Akademisi dan Praktisi Bahasa Arab serta
Wisudawan Terbaik Fakultas Ilmu Keguruan dan Tarbiyah UIN Walisongo Semarang.
Dalam pemaparan
materinya, Muhammad Bari menekankan pentingnya Bahasa Arab dalam konteks
mahasiswa UIN, baik sebagai bahasa keilmuan maupun keislaman. Beliau mengupas
tuntas mengenai IMKA, mulai dari pengertian, urgensinya, hingga struktur soal
dan indikator kelulusannya. Tidak hanya itu, beliau juga membagikan beragam
strategi, mulai dari teknik belajar yang efektif hingga tips untuk menjawab
soal IMKA dengan lebih percaya diri.
Setelah
pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang disambut
antusias oleh para peserta, terutama dari kader angkatan 2025. Sesi ini menjadi
bukti tingginya rasa ingin tahu dan semangat para kader untuk menaklukkan
tantangan IMKA.
Acara menjadi
lebih hangat dengan adanya sharing session bersama Ketua Umum Korkom IMM
UIN Walisongo, Immawati Rizqi Aulia. Beliau berbagi pengalaman dan memberikan motivasi
kepada para kader agar tidak menjadikan Bahasa Arab sebagai momok, melainkan
sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri dan identitas akademik. Selain
itu Beliau juga mengingatkan kepada para kader agar tetap semangan dalam
ber-IMM.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan. Semoga dengan adanya ArabConnect, para kader semakin siap dan percaya diri dalam menghadapi IMKA.
Editor: Soffina Putri Hernindiasari, Ammar Halimi

Komentar
Posting Komentar