Paripatetik Mengabdi: Berbagi Bahagia di Ramadan yang Mulia
Oleh: Icah Hamidah dan Nabila Shilla*
Editor: Salsabila Safirana Wibisono**
Ramadan adalah bulan mulia di mana Allah membuka pintu lebarnya kepada seluruh umat muslim untuk beramal saleh seraya memperbaiki diri. Banyak orang berbondong-bondong saling berfastabiqul khairat untuk meraih keberkahan di bulan ini.
Berangkat dari kesadaran tersebut, Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Paripatetik memiliki program kegiatan Ramadan untuk terjun pada lapisan masyarakat yaitu “Paripatetik Mengabdi” yang telah dilaksanakan pada 28 Maret sampai dengan 6 April 2023. Program ini diadakan oleh bidang Immawati dan berkolaborasi dengan pengurus Masjid Al-Kautsar Pimpinan Ranting Muhammadiyah Wonolopo Kecamatan Mijen sebagai bentuk reaktualisasi gerakan IMM di bidang sosial. Paripatetik Mengabdi berlangsung selama kurang lebih 9 hari dengan berbagai serangkaian agenda menarik, di antaranya yaitu ceremonial yang diikuti oleh pengajian bersama dengan warga desa, kemudian ada Pesantren Ramadan, mengadakan lomba keislaman untuk anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), membantu pihak masjid dalam mengurus pengajian, serta menjadi panitia untuk membagikan takjil dan buka gratis kepada jamaah masjid. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kader dan pengurus PK IMM Paripatetik UIN Walisongo Semarang, bahkan beberapa demisioner ikut serta meramaikan kegiatan ini.
Agenda pertama dimulai pada 2 April 2023 tepatnya pada sore hari, yakni pembukaan dan penyambutan “Paripatetik Mengabdi” sekaligus buka bersama dengan warga sekitar. Acara ceremonial ini dihadiri oleh pengurus PK IMM Paripatetik, pihak takmir Masjid Al-Kautsar, Bapak Sumadhi, selaku penceramah, sekaligus warga sekitar masjid Al-Kautsar sebagai awal mula perkenalan dan perekat silaturahmi. Agenda di hari-hari berikutnya yakni membantu pihak masjid dalam menyiapkan dan membagi takjil kepada jamaah yang datang ke masjid untuk berbuka.
Adapun agenda inti dari kegiatan Ramadan ini adalah program Pesantren Ramadan. “Pesantren Ramadan merupakan program mengajar dan mengaji bersama anak-anak TPQ Masjid Al Kautsar setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis,” jelas Immawati Icah, Ketua Bidang Immawati PK IMM Paripatetik. Materi yang disampaikan saat TPQ meliputi keislaman, kisah para nabi dan keteladanannya, pembiasaan akhlak mulia, kosakata mudah bahasa arab, serta macam-macam doa sehari-hari.
Paripatetik Mengabdi ditutup pada hari kesembilan setelah pelaksanaan, yakni pada tanggal 6 April 2023. Kegiatan penutupan diisi dengan diadakannya lomba-lomba untuk anak-anak TPQ Masjid Al-Kautsar. Adapun jenis lomba yang diadakan yaitu lomba cerdas cermat, mewarnai, dan adzan. Setelah lomba selesai, maka diumumkan pemenang tiap lomba dan pemberian hadiah. Tak lupa, semua anak-anak TPQ juga diberi bingkisan sebagai tanda apresiasi dan perpisahan. Malam harinya, panitia kegiatan pun berpamitan dengan pengurus masjid dan pengajar TPQ. Walaupun ada kendala dalam pelaksanaannya, para anggota bidang Immawati mengaku bisa mengatasinya dan tetap antusias menjalankan kegiatan. “Alhamdulillah, kegiatan bisa berakhir dengan lancar. Meskipun ada kendala, alhamdulillah bisa teratasi,” ucap sekretaris bidang (sekbid) Immawati, Immawati Shilla.
Ketua bidang Immawati, Immawati Icah berharap bisa melaksanakan kegiatan serupa lagi ke depannya, “Semoga kedepannya bisa dilaksanakan lagi. Bahkan lebih baik lagi,” tuturnya.
*) Ketua Bidang dan Sekretaris Bidang Immawati PK IMM Paripatetik UIN Walisongo Semarang 2022/2023
**) Ketua Bidang RPK PK IMM Paripatetik UIN Walisongo Semarang 2022/2023





Komentar
Posting Komentar