Progam Kerja Baru, Bidang Kader PK IMM Paripatetik mengadakan Meet Up untuk Angkatan 22

 


Oleh: Usamah Imam Khomeini Al Kadhafi*
Editor: Salsabila Safirana Wibisono**


(Foto bersama pimpinan dan kader 2022 Paripatetik)

Bidang Kader PK (Pimpinan Komisariat) IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Paripatetik periode 2023 mengadakan meet up untuk angkatan 2022 pada hari Sabtu, 4 Maret 2023 di Taman Jati Kampus 2 UIN Walisongo Semarang. Program kerja baru Bidang Kader 2023 ini bertemakan "Menjalin Komunikasi Untuk Menciptakan Sinergitas dan Integritas Berorganisasi". Menurut Immawan Usamah, Kepala Bidang Kader PK IMM Paripatetik periode 2023, meet up diselenggarakan untuk menambah suasana baru sekaligus menyambut hari lahirnya IMM yang bertepatan pada tanggal 14 Maret 2023.

Meet up ini dimulai pukul 10.00 WIB dan dimoderatori oleh Immawan Usamah. Kegiatan kali ini dihadiri oleh jajaran pengurus PK IMM Paripatetik periode 2023, dan tentunya para kader Paripatetik angkatan 2022. Meet up dimulai dengan penyampaian sasaran kegiatan oleh Immawan Usamah, yakni mempererat komunikasi antara jajaran PK IMM Paripatetik periode 2023 dengan kader angkatan 2022 yang harapannya dapat menghasilkan semangat yang sama antara kader dan PK untuk jalannya periode ini.


Pada awal sesi, Immawan Usamah memberikan pertanyaan pemantik, “Apa itu IMM? Mengapa memilih IMM?" Beberapa jawaban muncul dari para kader. Terdapat kader yang menjelaskan bahwa alasan ia masuk IMM adalah ingin melanjutkan lagi berorganisasi di Muhammadiyah setelah sebelumnya masuk di IPM (Ikatan Pemuda Muhammadiyah) Surabaya. “Aku kangen kegiatan organisasi di Muhammadiyah,” tutur Tiyas, salah satu kader Paripatetik 2022.

IMM sendiri merupakan organisasi mahasiswa yang bergerak di bidang religiulitas, humanitas dan intelektualitas. Selaras dengan itu, Immawan Usamah menyampaikan bahwa ia sudah nyaman di Muhammadiyah, ia melanjutkan “Aku dari Jogja, yang lingkungannya itu Muhamadiyah, jadi ya udah nyaman aja disini (Muhammadiyah),” sambungnya. Di tengah kegiatan meet up ini, para senior PK IMM Paripatetik yakni Immawan Bimba (Ketua Umum PK IMM Paripatetik periode 2020 dan 2021) dan Immawan Sandi (Sekretaris Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman PK IMM Paripatetik periode 2022) menyempatkan datang untuk menyambut para kader Paripatetik 2022. 

Meet up berlanjut pada sesi pengenalan sejarah IMM Paripatetik di UIN Walisongo. "PK IMM Paripatetik berdiri pada 14 Desember 2018. Kata Paripatetik berasal dari Yunani kuno (Aristoteles, ahli filsafat) dan memiliki arti berjalan atau berputar-putar," tutur Immawan Bimba. Immawan Zidan (Ketua PK IMM Paripatetik 2022) menyampaikan melalui Immawan Usamah bahwa metode pengajaran Aristoteles adalah dengan mengelilingi muridnya. Hal tersebut menjadi alasan penamaan PK IMM Paripatetik. Selain itu, ia menambahkan, karena Paripatetik ini terdiri dari 2 fakultas yaitu Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) dan Fakultas Sains dan Tekonologi (FST), maka asal nama Paripatetik diambil dari FUHUM sedangkan logo Paripatetik berupa logo IMM yang dikelilingi atom diambil dari FST. Penamaan "Paripatetik" juga dicetuskan oleh Ketua Umum pertama PK IMM Paripatetik periode 2019 yakni Immawan Ikfi Azhari yang merupakan mahasiswa jurusan Akidah dan Filsafat Islam.


Setelah mengetahui tujuan masuk IMM serta sejarah PK IMM Paripatetik maka sesi berlanjut pada pengenalan jajaran PK IMM Paripatetik periode 2023 kepada kader Paripatetik 2022. Dimulai dari BPU (Badan Pengurus Umum) yakni Immawan Ilham sebagai ketua umum, Immawati Lu'lu sebagai sekretaris umum dan Immawati Tia sebagai bendahara umum. Secara umum, BPU mempunyai tugas untuk mengawal dan mengawasi jalannya organisasi selama satu periode. 

Disambung dengan pengenalan bidang-bidang di PK IMM Paripatetik yang mana berjumlah 9 bidang. Bidang pertama yakni Bidang Kader, mempunyai tupoksi yang berhubungan dengan keberlanjutan para kader. Untuk berjalannya organisasi dan adminitrasi dinaungi oleh Bidang Organisasi (Bidor) yang dipimpin oleh Immawati Syifa. Berhubungan dengan kajian kepenulisan dan riset keilmuan adalah ranah Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK) yang dipimpin oleh Immawati Salsa. Dokumentasi dan pembuatan pamflet menjadi keahlian Bidang Media dan Komunikasi (Medkom) yang dipimpin oleh Immawati Alya. Immawati Nur menjadi kepala Bidang Ekonomi dan Kewirausahan (Ekowir) yang menaungi perihal ekonomi dan usaha. Adanya kajian tarjih, ke-Muhammadiyah-an dan ke-Islam-an menjadi topik diskusi bidang Tabligh dan Kajian Keislaman (TKK) yang dipimpin oleh Immawan Jamil. Berbicara mengenai aksi dan demo, hal itu erat kaitannya dengan bidang Hikmah yang dipimpin oleh Immawan Agung. Dengan adanya ruang untuk me-refresh diri serta mengembangkan minat bakat, bidang Seni Budaya dan Olahraga (SBO) memiliki andil di dalamnya. Bidang ini dipimpin oleh Immawati Zahro. Bidang terakhir yakni Bidang Immawati yang mewadahi topik ke-perempuan-an Muhammadiyah dipimpin oleh Immawati Icah.

Di sesi terakhir meet up, Immawan Bimba, Immawan Sandi dan Immawan Ilham memberikan wejangan untuk PK IMM Paripatetik periode ini, yakni ucapan selamat datang untuk kader 2022, motivasi untuk rencana pembuatan kajian kepenulisan, serta semangat dalam mengikuti kegiatan di PK IMM Paripatetik. Sebelum ditutup, Immawan Usamah berharap dengan terlaksananya kegiatan ini semoga dapat menumbuhkan semangat dalam diri kader dan PK, yang harapannya dapat berkolaborasi untuk PK IMM Paripatetik di satu periode ini. Kegiatan meet up pun ditutup dengan foto bersama antara senior, PK, serta kader Paripatetik 2022.



*Kepala Bidang Kader PK IMM PARIPATETIK periode 2023
**Kepala Bidang RPK PK IMM Paripatetik periode 2023









Komentar

Postingan populer dari blog ini

SARASEHAN Vol. 2 Halal Bi Halal IMM Paripatetik, Waktu yang Pas untuk Saling Memaafkan dan Menguatkan Persaudaraan

Forum Literasi: RPK IMM Paripatetik menggandeng HMI Saintek Sebagai Bentuk Kolaborasi Antar Gerakan Intelektual Mahasiswa

Membuka Potensi Kreatif Lewat Pelatihan Merangkai Manik – manik